Tuesday, May 15, 2012

Klarifikasi Pedang Sabuk ngaku-ngaku Samurai

Tidak pernah ada pedang lentur ... karena bahan dasar pembuatannya adalah satetsu / tamahagane, yang notabene bijih besi, jadi bilah pedang jepang terbuat dari carbon steel. teknik heat treatment dan laminasinya lah yang membuatnya menjadi sebuah senjata yang luar biasa  dan membetulkan salah kaprah yang sering dipercayai sebagai kebenaran, tapi tanpa dasar/

sekedar meluruskan samurai adalah KASTA = ORANGNYA
KATANA / WAKIZASHI / TACHI adalah pedangnya
kenapa bisa bunyi ?? mulut saya (saya = sarung pedang jepang) memiliki koiguchi (scabbard mouth) yang terbuat dari tanduk kerbau, ini agar saya (sarung pedang) yang dari kayu tidak rusak saat mata potong pedang yang tajam keluar-masuk dan tidak merusak mata potong itu sendiri

sebuah katana diasah dan dipoles oleh MANUSIA, pemolesnya namanya TOGI / TOGISHI, dan ini bisa pakai lebih dari 20 jenis batu asah, salah sedikit, bilah akan baret dan nilainya akan turun. Proses penajaman dan pemolesan ini sangat delicate dan dihargai di Jepang sebagai sebuah seni tersendiri - sehingga ongkos mengasah dan memoles sebuah katana dengan cara tradisional bisa sampai ratusan USD per 10 cm ...

tidak ada ceritanya di sarung pedang jepang ada asahannya ... bertentangan dengan budaya estetika dan tradisi perpedangan jepang.
Koiguchi
ini  kalau mau dipasang ... ini terbuat dari Tanduk Kerbau ... tidak ada intan2an segala

memasang koiguchi

pedang jepang asli, berasal dari satetsu (pasir besi) yang diolah menjadi tamahagane (besi mentah)
tamahagane ini ditempa dan dilipat berulang kali sehingga bilah memiliki pamor (minjem istilah keris), atau grain atau HADA dalam bahasa aslinya

juga memiliki temper line (HAMON) - garis seperti gelombang yang menandai batas mata potong, dan INI BUKAN CETAKAN, tapi perbedaan struktur kristal yang terbentuk karena perbedaan suhu pada saat heat treatment, membuat mata potong bisa mencapai RC 70 (struktur kristal martensitic) sementara punggung pedang lebih lunak di RC 60 - 65 (pearlite)

ini masih belum laminasi pedang jepang dengan menambahkan core besi yang lebih lunak
semua unsur ini harus ada, baru sebuah pedang jepang dikatakan otentik, tidak cuma modal "KATANYA"

karena itu, pedang jepang ASLI terbuat dari carbon steel ... dan sekalipun carbon steel itu ductile (punya kelenturan), itu TERBATAS, dan terutama TIDAK ELASTIS

kalau ELASTIS = bukan pedang jepang ALIAS PALSU.

Tidak pernah ada gambar seperti hologram di sebuah pedang jepang, keindahan grain (hada) dan temper line (hamon) pun tidak seperti hologram ... justru hamon palsu yang dibuat dengan bahan kimia yang merusak bilah itu malah mirip seperti hologram.


merujuk penjelasan saya diatas, pedang jepang asli dari awal sejarah perpedangan jepang sampai sekarang (jokoto - shinsakuto) dibuat dari tamahagane dan secara esensi terbuat dari carbon steel, jadi TIDAK MUNGKIN BISA DIBUAT IKAT PINGGANG

kalau pedang itu bisa elastis = bukan pedang jepang / pedang samurai ALIAS PALSU.


Semua carbon steel nempel dengan magnet, kalau tidak percaya silahkan bawa magnet ke rel kereta api  itu dari bahan yang hampir sama dengan pedang jepang .lucunya, justru cara membedakan antara pedang latih (Iaito) yang tidak tajam dan shinken (real sword) adalah dengan magnet ...Iaito terbuat dari zinc alloy, dan tidak nempel magnet ... Shinken dari carbon steel, dan PASTI NEMPEL MAGNET.

kalau tidak menempel magnet = bukan pedang jepang ALIAS PALSU.


Belajarlah dari ilmu fisika, mana ada air nempel di permukaan logam, apalagi kalau permukaannya licin, nggak usah jauh-jauh, wajan teflon saya juga air nggak nempel ...pedang katana  juga jika celupkan ke air tidak akan nempel airnya ... inilah miracle of real katana.


Koshirae (mounting) pedang jepang TIDAK PERNAH menyelipkan pedang dalam SAYA (sarung pedang), yang ada itu namanya KOZUKA dan KOGAI (alat pengatur rambut dan pembersih kuping pemiliknya) kadang juga sumpit makan portable ... gak pernah ada anak pedang

kalaupun ada pedang pendek itu namanya WAKIZASHI, dan gak pernah nempel di sarung pedang induk (katana)

kalaupun ada belati, itu namanya TANTO dan itu juga gak pernah nempel di sarung pedang induknya (katana)

jadi kalau ada pedang kecil nempel di sarungnya = PALSU


Pedang Jepang tidak memiliki sertifikat, kalau yang bilang pedang jepang bersertifikat itu adalah ngawur   itu  jelas hanya dibuat-buat. mau tau sertifikat asli ?? dikeluarkan oleh NBTHK - ini organisasi pelestari pedang jepang dan mereka baru mulai di tahun 1946 - 1947 an.

ini sertifikat Juyo Token dari KERTAS dan biasanya ditambah kopi detail pedangnya
dan sertifikat ini TIDAK PERNAH DITAROH DI DALAM PEDANGNYA ... !!
bukan sertifikat dengan huruf zam zam alakazam yang kelihatan jelas PALSUnya

Terdapat batu giok di gagang pedang ??..paling konyol ...tidak pernah ada kebiasaan naruh barang ajaib di dalam gagang ... gagang itu isinya nakago (tang) yang dibalut tsuka (gagang kayu) ... tsuka harus dilapisi same (kulit ikan pari) dan dibalut lagi dengan tsuka ito (cord) ... itu baru pedang jepang otentik


sekarang coba dipikir ini gambar pedang jepang asli :



perhatikan ... di bawah bilah masih ada gagang ... (nakago / tang), ini tempat tandatangan pembuatnya dan kalau ada nakago ini .... GIOKNYA DITAROH MANA ??

pernah pegang pedang samurai sabuk itu? .. buka gagangnya pake sistem drat ... hebat dong di jepang sono tahun 1265, 1111, dll sudah ada sistem ulir ?? pedang jepang TIDAK ADA ULIRNYA SAMA SEKALI

telah di coba untuk memotong paku 12 cm, dan hasilnya bisa memutuskan paku sekali tarik ?

Mantetsu to memiliki mata potong RC70 .... ini bisa mencincang habis chain mail, gak usah paku ...
diadu dengan pedang murah yang cuma RC 60 ... seperti motong lidi ... lalu kenapa ??

Lagipula siapa yang ngajari tes aneh ini ?? tes potong pedang jepang dinamakan tameshigiri, dan ini dulu dicobakan ke tubuh manusia (kriminal yang dihukum mati), dan hasilnya diukir di gagang pedang ini


hasilnya adalah seperti dibawah ini

pedang jepang hanya dibuat untuk memotong satu hal ... DAGING MANUSIA ... saat ini tes itu sudah diganti dengan tatami basah yang mewakili leher manusia ...nggak pernah ada tes bodoh dengan paku ... itu potensial merusak pedangnya ...























ARTKEL TERKAIT



3 comments:

Anonymous said...

article ini sangat menarik, kalo bisa, berdasarkan apa anda menulis artikel ini? informasi yang ada punya dari mana dan apakah itu sah ? kalau memang tahu benar, gak mungkin tau begitu saja, pasti ada sourcenya, berupa buku2 ato sejarah Jepang, ok thank you

Juliarta Suwasta said...

mantap bngt ini infonya gan :D
ijin menyimak selanjutnya

Juliarta Suwasta said...

bagus banget ini infonya gan..
mohon ijin menyimak :D