Showing posts with label Bani Jawi/Nusantara Peoples. Show all posts
Showing posts with label Bani Jawi/Nusantara Peoples. Show all posts

Friday, January 17, 2014

Nusantara

Nusantara is an Indonesian word for the Indonesian archipelago. It is originated from Old Javanese and literally means "archipelago". In Malay, Nusantara bears the meaning of Malay World.
The word Nusantara was taken from an oath by Gajah Mada in 1336, as written on an old Javanese manuscript Pararaton and Negarakertagama.Gajah Mada was a powerful military leader and prime minister of theMajapahit Empire who was credited with bringing the empire to its peak of glory. Gajah Mada delivered an oath called Sumpah Palapa, in which he vowed not to eat any food containing spices until he had conquered all of Nusantara under the glory of Majapahit.

Monday, January 13, 2014

Dewa dan Tanah Jawa

elah disebutkan sebelumnya bahwa  para dewa mengemban tugas dari Sang Penguasa Alam untuk menuntun dan mengayomi kehidupan manusia di dunia.

Bagaimana hubungannya dengan tanah Jawa ?

Peranan para Dewa di tanah Jawa sudah berlangsung lama sejak jaman kerajaan purba. Sesudah masa pra-sejarah, kerajaan besar yang tercatat di dalam sejarah adalah kerajaan Tarumanegara di Jawa Barat hingga terakhir kerajaan Medang di Jawa Tengah (Mataram Kuno / Hindu). Selain itu ada banyak kerajaan-kerajaan kecil di berbagai daerah. Kerajaan-kerajaan itu saling berseteru dan saling menaklukkan.

Sunday, April 29, 2012

Nusantara (Old Javanese)


Nusantara is an Indonesian word for the Indonesian archipelago. It is originated from Old Javanese and literally means "archipelago". The word Nusantara was taken from an oath by Gadjah Mada in 1336, as written on an old Javanese manuscript Pararaton and Negarakertagama. Gajah Mada was a powerful military leader and prime minister of the Majapahit Empire who was credited with bringing the empire to its peak of glory. Gajah Mada delivered an oath called Sumpah Palapa, in which he vowed not to eat any food containing spices until he had conquered all of Nusantara under the glory of Majapahit.

Wednesday, April 11, 2012

Nabi Sulaiman Leluhur Bangsa Nusantara, dalam Genealogy, King Khosrow I of Persia (531-578)


Inilah Susur Galur Bitjitram Syah (Sang Sapurba), keturunan Iskandar Zulqarnain yang turun dari Bukit Siguntang Mahameru (Palembang)
“… asal kami daripada anak cucu Raja Iskandar Zulqarnain, nisab kami daripada Raja Nusirwan, Raja Masyrik dan Maghrib dan pancar kami daripada Sulaiman ‘alaihis salam… ” (Sejarah Melayu (SM), karanganAbdullah ibn Abdulkadir Munsyi, bait 2.2).

Jejak Nabi Nuh, dalam Gen Leluhur Nusantara (Haplogroup O1aM119)


Jika mencermati Evolutionary tree of Human Y-chromosome DNA (Y-DNA) haplogroups, diperkirakan Keluarga Nuh berasal dari Haplogroup IJK, yang merupakan pangkal percabangan keturunan Sem bin Nuh (Haplogroup IJ) dan Yafet bin Nuh (Haplogroup K). Dengan demikian keturunan Nabi Adam yang selamat dari Banjir Nuh, berasal dari 8 komunitas, yakni Haplogroup A, B, C, D, E, G, H dan IJK.
Setelah terjadinya Bencana Nuh, pada sekitar 13.000 tahun yang silam (Sumber :Patung Sphinx, Bukti Arkeologis Bencana Nuh 13.000 tahun yang silam), setidaknya muncul 3 kelompok pengikut Nabi Nuh, yaitu :

Queen Amuhia (The Wife of King Nebuchadnezzar II), Puteri NUSANTARA yang Mendunia


Kita sering menemukan hasil penelitian dari ahli sejarah, yang bercerita tentang leluhur nusantara…
Ada yang memperkirakan mereka berasal dari India, Cina, Asia Tengah dan sebagainya…
Tahukah anda, jika bangsa-bangsa di dunia ini ternyata berkemungkinan mengalir darah Jawa (Melayu)?
Melalui Penyelusuran Genealogy, fakta sejarah ini bisa dibuktikan…

Legenda AJISAKA, mengungkap zuriat NABI ISHAQ di NUSANTARA


Dalam prasasti Kui (840M) disebutkan bahwa di Jawa terdapat banyak pedagang asingdari mancanagara untuk berdagang misal Cempa (Champa), Kmir (Khmer-Kamboja), Reman (Mon), Gola (Bengali), Haryya (Arya) dan Keling.
Untuk kebutuhan administrasi, terdapat para pejabat lokal yang mengurusi para pedagang asing tersebut, misal Juru China yang mengurusi para pedagang dari China dan Juru Baratayang mengurusi para pedagang dari India. Mereka seperti Konsul yang bertanggung jawab atas kaum pedagang asing.

Teori Iwak Belido dan Sejarah tenggelam-nya Sundaland


Sekitar 1,8 juta tahun yang lalu, bumi memasuki zaman PleistocenePleistocene adalah zaman es dengan permukaan air laut di bawah 100m sampai 150m, jika dibandingkan keadaan saat ini.
Ketika itu… Selat Malaka, Selat Karimata, Selat Sunda dan Laut Jawa, masih berupa daratan, yang menyatukan Pulau Sumatera, Pulau Jawa, Pulau Kalimantan dan Semenanjung Malaya. Daratan yang luas ini, sebagian ahli geologi menyebutnya sebagai Sundaland.

Albert Einstein, Ras Lyran dan Bencana Global Nabi Nuh


Dalam sebuah wawancara, Albert Einstein, menyatakan keyakinannya akan keberadaan “piring-piring terbang” atau UFO. Dan ia memperkirakan pesawat-pesawat itu, diawaki oleh manusia, yang berasal dari Planet lain (Alien). Menurutnya, mereka adalah keturunan dari manusia-manusia, yang dahulu pernah tinggal di bumi, 20.000 tahun yang lalu(sumber : “Makhluk-Makhluk yang turun dari Langit”, karangan Anis Mansour dan “Timeless Earth”, karangan Peter Kolosimo).

Pendapat Albert Einstein, ini nampaknya sejalan dengan pendapat Nazwar Syamsu, seperti tertulis di dalam Buku Serialnya “Tauhid dan Logika”, beliau meyakini dimasa sebelum Bencana Nuh (diperkirakan pada masa 13.000 tahun yang lalu, silahkan baca, Patung Sphinx, Bukti Arkeologis Bencana Nuh 13.000 tahun yang silam), Bani Adam telah mencapai kemajuan ilmu pengetahuan yang sangat tinggi, dan telah mengenal teknologi penerbangan antar planet.

Penduduk NUSANTARA dari luar Galaksi BIMASAKTI ?


Ketika ALLAH, melalui Al-Quran mengisyaratkan kepada manusia dan jin untuk bisa menembus langit dan bumi. Banyak orang percaya, tantangan ini telah berhasil dijawab oleh bangsa Jin, bahkan menurut mereka Fenomena UFO yang terlihat belakangan ini, berasal dari penampakan makhluk gaib ini.
Bagaimana dengan manusia ?
Benarkah umat manusia, hanya mampu sampai ke Bulan dan itupun cuma sebentar ?
Se-primitif itukah teknologi, yang dimiliki Manusia, keturunan Nabi Adam ???
Hai jama‘ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan.” (QS. Ar-Rahman (55) ayat 33)

Sejarah Melayu, Teori Sundaland dan Naskah Wangsakerta

Menurut Teori Antropologi, Bangsa Melayu berasal dari percampuran dua bangsa, yaitu Proto Melayu dan Deutero Melayu. Proto Melayu adalah ras Mongoloid, diperkirakan bermigrasi ke Nusantara sekitar tahun 2500-1500 SM, kemungkinan mereka berasal dari daerah : Provinsi Yunnan di selatan Cina, New Guinea atau Kepulauan Taiwan.

Sementara Bangsa Deutero Melayu berasal dari dataran Asia Tengah dan Selatan, yang datang ke Nusantara pada sekitar tahun 300 SM. Diperkirakan kedatangan Deutero Melayu membawa pengaruh budaya India yang kuat dalam sejarah Nusantara dan Asia Tenggara.


Alexander III 'The Great' Leluhur Penguasa Kerajaan Sriwijaya

Ada legenda di tanah Melayu, yang menceritakan penguasa Sriwijaya adalah keturunan dari Alexander III 'The Great' of Macedonia (Iskandar Agung). Akan tetapi, apakah cerita ini hanya sebatas Legenda?


Sejarah Sriwijaya versi Ahmad Grozali


Di dalam tulisannya, yang berjudul 'Ringkasan Sedjarah Seriwijaya Pasemah', Ahmad Grozali mengisahkan tentang mendaratnya kapal Putera Mahkota kerajaan Rau (Rao) India, yang bernama Yang Mulia Seri Mapuli Dewa Atung Bungsu, tahun 101 Saka (179 M) di bukit Siguntang.

Bani Jawi dalam Sejarah dan Legenda


Pada masa Dinasti ke-18 Fir'aun di Mesir (sekitar 1.567SM-1.339SM), di pesisir barat pulau sumatera telah ada pelabuhan yang ramai, dengan nama Barus. Pelabuhan ini berkembang dengan baik, dikarenakan ada bangsa yang mengatur, serta menjaganya dari serangan bajak laut atau negara lain.

Penguasa Pelabuhan Barus, dikenal dengan nama Bangsa Malai. Malai dalam bahasa Sanskrit atau Tamil, berarti bukit (gunung). Seperti namanya, Bangsa Malai bermukim di sekitar perbukitan (dataran tinggi).

Asal Muasal Bangsa Malai

Diperkirakan bangsa Malai, bermula dari 4 (empat) bangsa, yakni Arab-Cina-Eropa-Hindia, terkadang disingkat ACEH (sampai sekarang istilah ACEH masih dinisbatkan kepada keturunan Bangsa Malai yang tinggal di ujung utara pulau sumatera).